YUSTISI.ID Jakarta (01.10.25) – Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam dan memberikan bantuan kepada keluarga korban. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan jaminan kehidupan bagi keluarga Affan.
“Kehadiran Presiden langsung di rumah duka adalah bukti nyata kepedulian beliau terhadap rakyat kecil. Beliau tidak hanya mendengar aspirasi, tapi juga menindaklanjutinya dengan cepat,” kata Sekretaris Jenderal Garuda Sejahtera Indonesia, Ery Setya Negara dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025).
Ery Setya Negara (ESN) menilai masih ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan tragedi ini untuk mendelegitimasi Presiden melalui pernyataan-pernyataan provokatif.
“Kami mencatat ada manuver politik yang mencoba ibarat menjadi ‘gunting dalam lipatan’ di pemerintahan. Mereka memanfaatkan suasana duka ini untuk mengadu domba rakyat dengan pemerintah. Itu berbahaya dan harus ditindak tegas,” lanjut Ery.
Selain itu juga Ery yang juga Presiden NGO Jaringan Pemberantasan Korupsi menyoroti narasi DFK (Disinformasi, Fitnah, Kebencian) yang sengaja diproduksi mulai marak di media sosial betebaran Hoaks yang bersifat provokatif sehingga mendorong keterlibatan anak-anak sekolah juga dalam aksi demo.
“Kami menilai ini berbahaya, kami juga menghimbau generasi muda tidak mudah terjebak dengan informasi palsu menyesatkan yang bisa memicu kerusuhan massal,” jelas Ery
Ia menegaskan, boleh menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik,tidak merusak dan tetap menghargai hak- hak warga negara lainya mahasiswa dan elemen masyarakat, tokoh pemuda,tokoh agama,tokoh masyarakat serta seluruh sivitas akademika kampus untuk terus mengawal agar pemerintah tetap fokus dan mengevaluasi kebijakan yang tidak pro rakyat serta tetap menjaga stabilitas dan perlindungan masyarakat, khususnya bagi pekerja lapangan seperti pengemudi ojek daring.
“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tetap mendukung langkah-langkah Presiden Prabowo dalam menjaga persatuan nasional,” dalam melaksanakan dharma bakti mensejahterakan masyarakat Indonesia tutup Ery.














