Ciambar, Sukabumi – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Trisakti melaksanakan kegiatan pelatihan di Desa Wangunjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada 14 November 2024. Program ini ditujukan untuk menambah wawasan masyarakat, terutama para ibu, terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan peluang usaha di bidang pembibitan tanaman hias serta buah.
Pelatihan berlangsung di Balai Desa Wangunjaya dengan mengangkat dua tema utama, yaitu:
- “Penyuluhan dan Pelatihan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Bagi Warga Desa Wangunjaya”
- “Pengembangan Usaha Bibit Tanaman Hias dan Buah untuk Mendukung Gizi dan Ekonomi Keluarga”
Kegiatan ini didukung oleh dua tim PKM yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Universitas Trisakti.
Mengolah Sampah untuk Peluang Ekonomi Baru
Kelompok pertama yang dipimpin oleh Ardilla Jefri Karista, ST, MSc. didampingi Emelia Sari, ST, MT, Ph.D.; Dr. Ir. Yarra Sutadiwiria, M.Si.; Deslita Safitri; dan Wianda Tambora, membahas materi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Mereka menjelaskan pentingnya memilah dan mengelola sampah dengan benar untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus menciptakan peluang usaha baru.
Peserta diajarkan cara memisahkan sampah organik dan anorganik, serta memanfaatkan sampah organik untuk diolah menjadi kompos atau digunakan dalam budidaya maggot. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi tambahan.
Meningkatkan Kesejahteraan Melalui Pembibitan Tanaman
Sementara itu, tim kedua yang dipimpin oleh Ir. Qurrotu Aini Besila, MSi bersama Dr. Nico Lukito, SE, MM, CMA, CGRC, CDMS, MCE; Dr. dr. Patricia Budihartanti Liman, M.Gizi, Sp. GK.; dan Adrian Halim memberikan penyuluhan mengenai peluang usaha di bidang pembibitan tanaman hias dan buah. Materi yang disampaikan mencakup panduan pembibitan, strategi pemasaran, serta dorongan untuk menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi buah dan sayur.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, tetapi juga mendorong mereka untuk menjalani pola hidup sehat sebagai upaya menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan kualitas hidup.
Dukungan dan Harapan Masyarakat
Ipin Aripin, SP, Kepala Desa Wangunjaya, menyambut positif pelatihan ini. Ia menuturkan, “Kegiatan ini membantu masyarakat memahami pengelolaan sampah dan membuka peluang baru di bidang agribisnis. Kami berharap program seperti ini terus dilaksanakan ke depannya.”
Lani Widyasari, salah satu peserta, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Pelatihan ini memberikan banyak pengetahuan baru, khususnya tentang pengelolaan sampah dan peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata Universitas Trisakti dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Wangunjaya.














