OKU – Telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan sejumlah korban tewas. Pelaku bernama Otori Effendi alias Dueb (25) bin Abu Usman. Aksi brutalnya dalam sekejap menewaskan 5 warga.
Tempat kejadian perkara di desa Bunglai Kecamatan peninjauan Kabupaten OKU induk Propinsi Sumsel, Jumat sore (26/11).
Dari kesaksian sejumlah warga, sore itu sekitar pukul 16.30 wib, warga setempat di hebohkan oleh aksi membabi buta seorang pelaku yg menghunuskan senjata tajam dan menusuk siapa saja yang mendekat.
Mulanya, pelaku yang diketahui warga setempat jarang keluar rumah ini, datang menggunakan sepeda motor CBR dan singgah di depan tempat jajanan siomay di desa yang sama. Sesampai disana, tiba-tiba ia menusuk seorang warga bernama Hendri jaya (33) bin Syarifudin, warga kampung 3 Desa Bunglai. Hendri mengalami luka tusuk bagian perut bagian atas hingga 15 cm.
Setelah Hendri tersungkur pelaku lalu menyerang korban ke dua bernama Ikrom bin Makmur (48) yang berada tak jauh dari pelaku. Ikrom mengalami luka tusuk perut bagian kanan dengan kedalaman 4,5 cm.
Keduanya tersungkur akibat ditusuk dengan sajam milik pelaku secara membabi buta.
Seusai menusuk kedua korban tersebut, pelaku pergi ke belakang ke arah sebuah sumur. Di sana ia menjumpai korban Erni binti Syarifudin (35) yang sedang mengambil air.
Naasnya Erni pun langsung ditusuk dan digorok oleh pelaku menggunakan sajam. Erni mengalami banyak luka tusuk pada bagian lengan kanan, pinggang kanan, bokong kiri, robek punggung dan jari kanan. Ketika Erni pun tersungkur dan menjerit panjang keluarlah suaminya bernama Endang bin Muzakir (40). Namun naas pula bagi Endang, kedatangannya langsung disambar tusukan oleh pelaku. Endang diketahui mengalami luka tusuk rahang bawah, dada, dan bagian lengan bawah kiri. Mendengar keributan di sana, datang seorang warga bernama Sari binti Syarifudin (45). Juga disambar tusukan membabi buta oleh pelaku.
Usai melakukan aksi sadis itu pelaku bergegas menaiki motor menuju rumahnya.
Warga yang heboh bergegas menyelamatkan para korban yang bersimbah darah. Warga menjumpai seorang korban tewas ditempat bernama Sari bin Saefudin. Sementara empat lainnya dibawah ke puskesmas terdekat dan tak lama di sana 3 diketahui menyusul tewas.
Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo,SIK melalui kasi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal kepada awak media membenarkan pristiwa yang merenggut 5 nyawa warga tak bersalah itu. Kini pelaku sudah ditangkap dan diamankan. (midi)














