YUSTISI.ID (04.06.2023) – Kementerian BUMN ikut mendorong industri musik dan seni berkembang maju melalui revitalisasi dan pengembangan aset Lokananta di Kota Surakarta ata Solo, Jawa Tengah.
Lokananta, menurut Menteri BUMN Erick Thohir akan dijadikan sebagai sentra kreativitas musikus, seniman, serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dalam catatan sejarah, Lokananta adalah perusahaan rekaman pertama dan terbesar di Indonesia yang didirikan oleh R Maladi pada 1956.
Sebagai “Titik Nol” musik Indonesia, Lokananta sempat jaya di tahun 1970-1980-an dengan mengorbitkan legenda musik Indonesia, seperti Gesang, Waldjinah, Bing Slamet, Titiek Puspa, dan Sam Saimun.
Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi, Lokananta sempat tertinggal sampai vakum dan terbengkalai pada era 1990-an.
“Saya mengunjungi Lokananta tahun lalu, dan sangat prihatin dengan kondisinya. Padahal nilai historis dan kekayaan intelektual di Lokananta sangat potensial untuk berdayakan. Melalui program optimalisasi aset-aset yang ada di BUMN, Lokananta kita revitalisasi agar dapat memberi manfaat dan dampak bagi masyarakat,” ujar Erick Thohir.
Pada tahun 2022, Kementerian BUMN melalui PT Danereksa (Persero) dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) membuat revitalisasi Lokananta yang memiliki luas 2,1 hektare.
Pembangunan fisik Lokananta dimulai pada bulan November 2022 yang ditandai dengan perhelatan Lokananta Reload pada tanggal 27 November 2022, dan dapat diselesaikan dalam waktu hanya enam bulan.
“Lokananta adalah salah satu contoh aset BUMN yang terbengkalai, dan kini berhasil direvitalisasi,” kata Erick Thohir.
“Saya meminta Danareksa dan PPA untuk menyiapkan model bisnis yang berkelanjutan, sehingga Lokananta dapat memiliki fondasi yang kokoh untuk dapat terus eksis dan relevan di masa depan,” ujar Erick menambahkan.
Lokananta versi baru kini memiliki Lima Pilar Utama, yaitu Museum/Galeri Studio Rekaman, Arena Pertunjukan, Area Kuliner, dan Galeri UMKM. Langkah revitalisasi dan optimalisasi Lokananta juga selaras dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surakarta di mana Lokananta menjadi salah satu dari 17 Prioritas Pembangunan Kota Surakarta.
Festival Lokananta yang diselenggarakan hari Sabtu dan Minggu , 3-4 Juni 2023 mulai pukul 14:00 sampai 23:00 WIB setiap harinya dengan menghadirkan 21 artis lintas generasi, antara lain, Andien, Fariz RM, D’Masiv, David Bayu, The Changcuters, Kla Project, Pamungkas, Project Pop, Vina Panduwinata, dan White Shoes & Couples Company, yang akan tampil di 3 panggung secara simultan, yaitu Panggung Gesang, Panggung Waljinah, dan Panggung Sam Saimun. Sebanyak 2.500 tiket telah terjual untuk dua hari pertunjukan.
Erick mengapresiasi langkah PT Danareksa melalui PT PPA yang telah menghidupkan dan mengembangkan kembali Lokananta.
Sebagai salah satu cagar budaya, dia berharap Lokananta dapat menjadi penyambung antargenerasi, dari musikus senior, hingga musikus muda yang potensial untuk dikembangkan bakatnya. ***













