YUSTISI.ID Sumatera Selatan (28.11.2022) – Kopi, merupakan salah satu komoditas pasar terbesar di Indonesia. Beberapa tahun terakhir, menjadi trending topic seluruh lapisan mayarakat, padahal sudah menjadi minuman favorit masyarakat Indonesia. Kini kopi naik kelas, lantaran bisa diolah menjadi berbagai produk kemasan makanan dan minuman. Dalam menghadapi fakta tersebut, Politisi Partai Kebangkitan Nusantara Sumsel juga iku berkomentar dan berharap bahwa kopi asal Sumatera Selatan seperti, kopi Oku Selatan, Pagar Alam, Empat Lawang sejak jaman dahulu sudah turun-temurun ,Pasalnya Sumsel merupakan penghasil Nasional biji kopi terbesar dengan luas lahan 250.172 hektare dan produksi kopi mencapai lebih kurang 110.481 ton per tahun.
Selain itu kopi yang dihasilkan Sumsel itu adalah jenis kopi robusta dan kualitas biji yang dihasilkan tidak kalah dari wilayah provinsi di Indonesia, kopi Sumsel sudah masuk ke pasar ekspor mancanegara.
Bagi Pencinta kopi tidak lengkap rasanya kalau tidak mengenal dan merasakan kenikmatan kopi Sumsel ini ujar H Albahori,yang hoby dengan mengkoleksi barang-barang antik terutama Jeep dari Land Cruiser sampai Hardtop klasik.
Menurut kak Alba,berberapa jenis kopi asal Sumsel seperti ; 1. Kopi Dempo merupakan kopi yang berasal dari Pagar Alam,nama Dempo diambil dari perkebunan kopi yang berada dinwilayah Gunung Dempo,aroma kopi dempo ini sangat khas dan lembut sehingga membuat pencinta kopi akan merasa tergoda untuk mencicipinya,kemudian Kopi Selangit yang berasal dari Kabupaten Empat Lawang dimana kopi ini adalah persilangan dari jenis robusta dan arabika,sehingga aroma dan rasanya tidak bisa dilupakan,kopi ini sudah turun-temurun dari desa Linggis Talang Kupang,kabupaten Empat Lawang.
Selanjutnya Kopi robusta Oku Selatan,dimana dengan luas 40% perkebunan kopi di Sumatera Selatan dengan ketinggian 600-1500 meter diatas permukaan laut dengan struktur tanahnya lemoung liat berpasir,kopi robusta Oku Selatan ini sudah mendapatkan “Sertifikat Indikasi Geografis” yang artinya secara karakteristik,kualitas dan produk yang terjaga kualitasnya,ujar Albahori.
Harapan Albahori juga kepada Pemrintah Kabupaten masing-masing serta Pemerintah Provinsi dapat terus membina serta mengembangkan qualitas serta quantitas dari biji kopi asal Sumsel,agar masyarakat dapat sejahtera hidupnya,ia juga menambahkan dari segi kualitas seperti kemasan (pakaging) harus juga modern mampu bersaing di tengah pasar global dan regional sehingga sangat menarik.
Albahori dan timnya di PKN akan siap membantu petani untuk membuat pasar-pasar e-comerce adalah kumpulan teknologi,aplikasi dan pasar bisnisnya,saat di temui tim yustisi ngopi pagi di kediamanya pagi tadi (28/11).
Kontributor : ajay
Editor : timred/esn














