YUSTISI.ID Jakarta (01.02.2023) – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Namanya diambil dari tiga sungai utama yang mengalir melalui daerah itu – Sungai Penukal, Sungai Abab dan Sungai Lematang – sedangkan nama Ilir berarti “hilir”. Talang Ubi merupakan pusat pemerintahan kabupaten ini.
Penukal Abab Lematang Ilir merupakan DOB (daerah otonomi baru) hasil pemekaran dari Kabupaten Muara Enim yang disahkan tanggal 11 Januari 2013 melalui UU Nomor 7 tahun 2013.
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dibagi menjadi 5 kecamatan, antara lain: Abab Penukal,
Penukal Utara,Talang Ubi,Tanah Abang.
Kabupaten PALI juga adalah salah satu daerah segitiga emas di Sumatera Selatan yang diapit oleh beberapa kabupaten/kota lainnya, seperti Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Musi Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, dan Kota Prabumulih.
Bahkan, Rencana Kabupaten PALI menjadi kawasan perlintasan antar kabupaten/kota di Sumsel sudah dicanangkan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru dengan dimulainya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang menghubungkan akses Kabupaten Musi Rawas dengan Kabupaten PALI.
Fakta lainnya juga adalah fakta sejarah yang menunjukkan jika Kabupaten PALI dahulunya sudah terkenal di seantero negeri. Hal ini tidak terlepas dari Kabupaten PALI sebagai daerah penghasil minyak yang berpusat di Talang Akar Pendopo, Kecamatan Talang Ubi jauh sebelum Indonesia memerdekakan diri pada tahun 1945. Jejak-jejak eksistensi kejayaan PALI tempo doeloe itu bahkan bisa kita saksikan hingga saat ini, seperti peninggalan Eks Bandara Stanvac, Kompleks Pertamina, dan Lapangan Golf di Kota Pendopo, PALI.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu tokoh Pali yang juga sebagai inspirator anak-anak muda Pali nama “Syamsu Dalient “ini cukup dikenal salah satunya Pemuda asal Desa Tempirai kabupaten Pali yaitu Budi Chairul Saleh” yang juga anggota Perkumpulan Anak Sanak Asal Tempirai (PASAT) iya mengatakan bahwa pak Syamsu Dalient adalah salah satu senior kami yang selalu memberikan motifasi serta inspirasi untuk peningkatan SDM,pemuda-pemudi dari kabupaten Pali,beliau itu bukan saja hanya berwacana tetapi lebih mengarahkan kepada kegiatan yang bersifat operasional “ pokoknya paman syamsu itu pengen melihat kami maju di perantauan tutupnya.
Di tempat terpisah dalam undangan ngopi “ Ngobrol Pintar” program podcast di Penukal TV daerah bilangan suvarna sutera cikupa Tanggerang,dimana CEO Penukal TV Bung Taufik Arahman (TAR) juga menyampaikan sosok paman syamsu
dalient orang yang sangat peduli akan kemajuan kampung halamannya dan SDM pemuda-pemuda Pali,semoga hal ini juga dapat dilakukan oleh tokoh-tokoh Pali lainya yang telah berhasil di perantauan (Jabodetabek).
Selanjutnya saat di konfirmasi di sela-sela podcast Syamsu Dalient mengatakan hal itu terlalu di besar-besarkan “ motifasi saya hanya untuk mendorong kaum muda dan generasi penerus Pali agar dapat berkompetisi di segala bidang dengan melakukan hal-hal positif dan bermanfaat,ujarnya sambil tertawa lepas.
Berbuat baik walaupun di mulai dari hal kecil kan juga ibadah mas” ujarnya kepada yustisi*














