YUSTISI.ID Jakarta (14.01.2023) – Forum Pembaruan Kebangsaan (FKP) Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan audiensi dengan Dewan Pakar Strategi Hubungan Luar Negeri Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Audiensi digelar pada Kamis 12 Januari 2023 di Ruang Rapat Utama BPIP. (12/01/2023)
Audiensi diawali oleh Sambutan Perwakilan FPK Provinsi DKI Jakarta Seno Hadi, SKM., M.Si selaku Anggota Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Organisasi dengan Perkenalan perwakilan masing-masing 34 provinsi yang ada di Kepengurusan FPK Provinsi DKI Jakarta. Seno menerangkan bahwa FPK berterima kasih diberi kesempatan menyambung silaturahmi dan tukar pikiran dengan Darmansjah Djumala, S.E., M.A selaku Dewan Pakar Strategi Luar Negeri BPIP.
Kemudian disambut oleh Dr. Darmansjah Djumala, S.E.,M.A bahwa ia mengaku senang bisa disambangi tokoh-tokoh dari seluruh Nusantara dan 3 etnis. Djumala juga menjelaskan mengenai perlunya Menekankan pertahanan ideologi Pancasila di Indonesia, karena di dunia Internasional Indonesia sangat diharga akan Pancasila nya. Aktualisasi nilai-nilai Pancasila ada dalam Living Ideology (nilai yang hidup di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari melalui gotong royong) juga Working Ideology (nilai yang berkembang di dalam masyarakat berbangsa dan bernegara melalui kebijakan). Tegas Djumala.
Dalam Audiensi tersebut, A. Syamsul Zakaria, S.H., M.H selaku Ketua FPK Provinsi DKI Jakarta menanyakan apa yang bisa disinergikan atau dikolaborasikan kegiatan kebangsaan dengan FPK Provinsi DKI Jakarta.
“Forum Pembauran Kebangsaan menjadi garda terdepan penjaga toleransi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai agen pembauran sehingga meminimalisir konflik yang terjadi maka ini termasuk Working Ideology. Untuk mewujudkannya, mungkin barangkali ada yang bisa dikolaborasikan dengan BPIP”. Tanya Syamsul Zakaria yang akrab disapa Bang Syamjek ini.
Galuh S.E.,M.M selaku Analis Kebijakan Ahli Madya menambahkan bahwa “untuk mengajukan kegiatan bisa berkirim surat terlebih dahulu, untuk kegiatan kolaborasi dengan kegiatan BPIP menunggu anggaran turun terlebih dahulu, atau kami bisa lebih fleksibel untuk menjadi tamu undangan pada setiap acara yang dibuat FPK”. Terangnya jelas.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penutup audiensi tersebut. Semoga kedua institusi pemerintah ini dapat bersinergi dengan baik. Salam Pancasila.














