YUSTISI.ID Tanggerang,Banten (31.01.2023) – Kementerian Agama Republik Indonesia mengumumkan rencana ONH (ongkos naik haji) di 2023 senilai Rp 69 juta, banyak masyarakat merasa terkejut, dan sangat kecewa sekali di mana masyarakat kelas bawah Indonesia sedang berupaya membangkitkan ekonomi dengan kegiatan UMKM nya pasca pendemi covid 19 selama 2 tahun lebih melanda se-antero dunia,tiba-tiba di kejutkan dengan kenaikan ongkos naik haji yang terbilang sangat signifikan sekali.
Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp 98.893.909, ini naik sekitar Rp 514 ribu dengan komposisi Bipih Rp 69.193.733 dan nilai manfaat sebesar Rp 29.700.175 juta atau 30 persen,” kata Menteri Agama.
dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks MPR/DPR, Senayan Jakarta, Kamis pekan lalu, 19 Januari 2023.
Usulan biaya haji 2023 ini lantas menimbulkan pro dan kontra di tengah masalah. Pasalnya, jika usulan itu disetujui DPR, maka biaya haji tahun ini akan naik hampir dua kali lipat ketimbang tahun lalu yang hanya sebesar Rp 39,8 juta. Ongkos ini juga lebih tinggi dibandingkan 2018 sampai 2020 lalu yang ditetapkan sebesar Rp 35 juta.
Hal ini juga di sikapi serta direspon oleh Wakil ketua DPC.Partai Demokrat Tanggerang Taufik Arahman (TAR) yang juga Pengusaha yang berdomisili di Tanggerang,Banten di temui saat menghadiri senam bersama Srikandi Demokrat warga Kuta Jaya Pasar Kemis Tanggerang Banten minggu 29/01.
Taufik Arahman yang juga Bacaleg DPRD Banten dari Partai Demokrat ini,juga sangat menyayangkan apabila terjadi kenaikan dan disetujui oleh DPR karena rata-rata jemaah Haji itu hampir 80 % itu menengah kebawah berangkat dengan hasil kerja keras seperti menabung untuk berangkat haji,mereka itu pedagang kecil,pegawai, dan para PNS guru,petugas kesehatan yang berharap melunasi ONH yang sedikit lagi,apabila ada kenaikan yg drastis bisa saja banyak yang tidak sanggup alias tidak jadi berangkat, sementara mereka sudah menunggu sampai bertahun-tahun untuk dapat berangkat haji,ungkap Taufik Arahman.
Harapan saya semoga ini dapat dikaji ulang oleh pemerintah dalam hal ini Kemenag dan DPR,saya rasa kurang tepat waktunya saat ini,kasian masyarakat kita yang sudah antusias berangkat ibadah gagal menjadi tamu Allah ujarnya sambil masuk ikut bersenam dengan ibu-ibu Srikandi Demokrat,ayo kita senam biar sehat ujarnya berseloroh kepada awak media.














