YUSTISI.ID, BANDAR LAMPUNG (25.11.2024) – Pusat Pelaporan Kecurangan dan Politik Uang Lampung (PKPUL) yang dibentuk oleh NGO Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) RI mengingatkan bahwa tingkat kerawanan politik uang terjadi. Terbaru, adanya laporan dugaan Politik Uang di Pilkada Tulang Bawang atas nama Paslon Qudrotul-Hankam.
Atas temuan laporan money politics tersebut, Pusat Pelaporan Kecurangan dan Politik Uang Lampung (PKPUL) mendesak Bawaslu Tulangbawang menindak tegas dan memprosesnya.
Demikian ditegaskan oleh Ketua PKPUL Fenni. “Kami dari PKPUL mendesak Bawaslu Tulang Bawang dan Provinsi segera bertindak memproses adanya politik uang (Money Politics) di Pilkada Tulangbawang tersebut. Sebab ini sudah mencederai proses demokrasi, dengan cara kotor,” terangnya kepada media, Senin (25/11/2024).
Ketua PKPUL Fenni meneruskan, bahwa jelang pelaksanaan pemungutan suara pada 27 November 2024, maka diperkirakan puncak kerawanan politik uang terjadi.
“Sesuai dengan imbauan dari Presiden JPK Dr Ery Setya Negara bahwa bagi masyarakat yang sudah menangkap politik uang agar segera menghubungi Tim Disway dan Radar Lampung Media Grup (RLMG), menggelar sayembara kepada masyarakat Lampung yang bisa menangkap para pelaku politik uang di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2024 untuk mengambil uang sayembara,” pungkasnya. (*)














